Minggu, 20 April 2014

Membaca Merupakan Jendela Dunia

Rina Hartatik
13.1037
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Membaca merupakan cara mendapatkan informasi, pengertian, dan pemahaman dari apa yang telah kita tulis. Membaca dan mendengarkan adalah 2 cara untuk kita bisa memahami suatu permasalahan dengan baik dan benar. ada yang mengatakan bahwa membaca merupakan jendela dunia, mengapa seperti itu?, karena dengan membaca kita dapat mengetahui sesuatu yang belum kita ketahui, bisa mengetahui hal-hal yang berada jauh dari kita, seperti halnya membaca berita, membaca pelajaran, bahkan membaca keadaan orang lain.
Broto (1975) mengemukakan bahwa membaca bukanlah hanya mengungkapkan bahasa tulisan atau lambang bunyi bahasa, melainkan juga menanggapi dan memahami isi bahasa tulisan. Dengan demikian, membaca pada hakikatnya merupakan suatu bentuk komunikasi tulis. Banyak hal yang akan kita peroleh jika kita memahami isi tulisan yang telah kita baca. Pembelajaran membaca bagi pelajar seharusnya sudah diterapkan sejak seseorang masih kecil dan kesulitan membaca harus segera diatasi agar anak yang kesulitan membaca bisa mempelajari berbagai bidang study melalui membaca. Karena menurut saya membaca merupakan kunci dari segala hal. seseorang bisa berbahasa inggris karena membaca, seseorang bisa menjawab tugas – tugas diri dosen karena membaca, bahkan seseorang tidak akan mampu menjawab soal-soal hitungan seperti halnya Matematika jika kita tidak bisa membaca. Berdasarkan masalah yang saya bahas pada artikel kali ini saya akan membari contoh: dulu waktu saya masi duduk di bangku SD saya punya teman yang waktu itu merupakan teman yang sangat mahir jika dihadapkan dengan materi hitung-hitungan, jika saya boleh jujur dia adalah siswa yang paling pandai di sekolah SD saya dulu dari kelas 1-6 di bidang menghitung. Tapi karena dia mempunyai kesulitan dalam membaca akhirnya pada ujian semester nilainya paling rendah, hanya karena dia tidak bisa memahami soal, sebab dia sama sekali tidak bisa membaca. Sekalipun pada materi Matematika dia bukanlah siswa yang selalu mendapatkan nilai terbaik, hal itu terjadi karena dia tidak mampu memahami perintah-perintah yang berada pada soal. Jadi saya simpulkan membaca merupakan kunci agar kita dapat membuka jendela dunia.
jika seseorang kurang memiliki kesadaran tentang pentingnya membaca buku, maka disitu akan melahirkan seseorang yang kurang berpengetahuan dan kudate (kurang update)  saya prediksikan faktor yang menjadi penyebab kurangnya minat baca, di antaranya budaya menonton lebih mendominasi dari pada budaya baca, mahalnya harga kertas yang berimbas harga-harga buku menjadi mahal, dan kurangnya sosialisasi dari pemerintah tentang pentingnya membaca buku.
Menyikapi masalah tersebut, penulis teringat dengan gagasan Thorndike (1967) bahwa membaca merupakan proses berfikir atau bernalar. Dari itu untuk menjadikan seseorang tumbuh dengan sejuta pengalaman dan kaya akan pengetahuan dan informasi maka seseorang harus memperbanyak membaca. Karena dengan membaca seseorang akan dapat memperoleh pemahaman yang bersifat menyeluruh tentang bacaan itu, dan penilaian terhadap keadaan, nilai, fungsi, dan dampak bacaan itu.

Daftar Pustaka:
Abdurrahman, M. (2012). Anak Berkesulitan Belajar: Teori, Diagnosis, dan Remidiasinya. Jakarta: RINEKA CIPTA


0 komentar:

Posting Komentar