Selasa, 21 Oktober 2014

Peran, Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Guru

Rina Hartatik
13-1037
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
yogyakarta
Guru merupakan profesi atau jabatan atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru .Guru memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa.
Tugas guru dalam bidang kemanusiaan adalah memposisikan dirinya sebagai orang tua ke dua. Dimana ia harus menarik simpati dan menjadi idola para siswanya. Adapun yang diberikan atau disampaikan guru hendaklah dapat memotivasi hidupnya terutama dalam belajar. Bila seorang guru berlaku kurang menarik, maka kegagalan awal akan tertanam dalam diri siswa. Dalam hal ini saya akan menceritakan kisah saya selama saya duduk di bangku SMP dulu. Dulu saya merupakan siswa yang tidak memiliki pendirian, tidak mampu mempertimbangkan apa yang menjadi pendapat orang lain khususnya nasehat seorang guru. Saya menganggap guru itu adalah malaikat yang tidak memiliki kesalahan setiap perkataannya adalah wahyu. Akan tetapi kesalahan itu baru tampak sekarang bahwa sekalipun seorang guru pasti mengalami yang namanya salah. Sekalipun demikian niat seorang guru bukan untuk menyesatkan kita sebagai anak didiknya. Selain tugas dan tanggung jawab yang baik, seorang guru juga memiliki niat yang mulya untuk menciptakan pemikiran dan sikap yang baik terhadap anak didiknya. sebagaimana yang telah dipaparkan dalam buku (psikologi umum) bahwa salah satu peran seorang guru adalah petugas kesehatan mental (mental hygiene worker) yang bertanggung jawab terhadap pembinaan kesehatan mental khususnya kesehatan mental siswa (Dr. Moh. Surya, Dr. Rohman Natawidjaja, 1994: 6-7).
Setiap pembahasan mengenai seorang guru, akan menimbulkan prediksi yang baik bahwa seorang guru akan selamanya di kenang dan di hormati oleh orang yang telah diajarinya. Tidak mungkin ada orang yang hebat, orang yang terpopuler kalo disitu tidak ada peran dan motivasi dari seorang guru. Jadi penulis menyarankan untuk senantiasa menspesialkan guru karena bagaimana kita memperlakukan guru itu juga merupakan bagaimana cara kita memperlakukan masa depan.

Daftar Pustaka :
Uman, U, M. (2001). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.
Shinta, A. (2002). Edisi Kedua. Yogyakarta: Universitas Proklamasi 45.

0 komentar:

Posting Komentar