Rina Hartatik
13-1037
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
yogyakarta
Guru merupakan profesi atau
jabatan atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru .Guru
memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas
tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan.
Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik
berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar
berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan
melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa.
Tugas guru dalam bidang
kemanusiaan adalah memposisikan dirinya sebagai orang tua ke dua. Dimana ia
harus menarik simpati dan menjadi idola para siswanya. Adapun yang diberikan
atau disampaikan guru hendaklah dapat memotivasi hidupnya terutama dalam
belajar. Bila seorang guru berlaku kurang menarik, maka kegagalan awal akan
tertanam dalam diri siswa. Dalam hal ini saya akan menceritakan kisah saya
selama saya duduk di bangku SMP dulu. Dulu saya merupakan siswa yang tidak
memiliki pendirian, tidak mampu mempertimbangkan apa yang menjadi pendapat
orang lain khususnya nasehat seorang guru. Saya menganggap guru itu adalah
malaikat yang tidak memiliki kesalahan setiap perkataannya adalah wahyu. Akan
tetapi kesalahan itu baru tampak sekarang bahwa sekalipun seorang guru pasti
mengalami yang namanya salah. Sekalipun demikian niat seorang guru bukan untuk
menyesatkan kita sebagai anak didiknya. Selain tugas dan tanggung jawab yang
baik, seorang guru juga memiliki niat yang mulya untuk menciptakan pemikiran
dan sikap yang baik terhadap anak didiknya. sebagaimana yang telah dipaparkan
dalam buku (psikologi umum) bahwa salah satu peran seorang guru adalah petugas
kesehatan mental (mental hygiene worker) yang bertanggung jawab terhadap
pembinaan kesehatan mental khususnya kesehatan mental siswa (Dr. Moh. Surya,
Dr. Rohman Natawidjaja, 1994: 6-7).
Setiap pembahasan mengenai
seorang guru, akan menimbulkan prediksi yang baik bahwa seorang guru akan
selamanya di kenang dan di hormati oleh orang yang telah diajarinya. Tidak
mungkin ada orang yang hebat, orang yang terpopuler kalo disitu tidak ada peran
dan motivasi dari seorang guru. Jadi penulis menyarankan untuk senantiasa
menspesialkan guru karena bagaimana kita memperlakukan guru itu juga merupakan
bagaimana cara kita memperlakukan masa depan.
Daftar Pustaka :
Uman, U, M. (2001). Menjadi Guru Profesional.
Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.
Shinta, A. (2002). Edisi Kedua. Yogyakarta:
Universitas Proklamasi 45.
0 komentar:
Posting Komentar